7 Hidangan Lokal Daya Tarik Wisata Kuliner

hidangan lokal wisata

hidangan lokal wisata

Menurut pokermania88 kalau anda jalan-jalan ke kota Surabaya tidak boleh lewatkan sejarah kotanya. Kota pelabuhan Surabaya ialah kota metropolitan terpadat kedua di Indonesia. Surabaya ialah kota terbesar kedua di Indonesia, dan ibu kota provinsi jawa timur. Ini pun adalah salah satu kota terbesar di Asia Tenggara, terletak di pantai unsur utara Jawa Timur di muara Sungai Mas dan di sisi Selat Madura. Hal ini dikenal sebagai kota pahlawan, sebab perannya yang heroik dalam sejarah Indonesia. Pada tahun 2007, populasi kota ini selama 4 juta.

Di samping sejarahnya, kota ini pun luar biasa di masakan tradisional khasnya atau wisata kulinernya. Surabaya adalahrumah untuk beberapa jenis ikan segar, sup ayam dan sambal pedas. Bila kamu berpeluang mengunjungi kota ini, tidak boleh lupa mengerjakan perjalanan kuliner dan mencicipi sejumlah hidangan lokal laksana rujak cingur, lontong balap, atau semanggi. Dilansir dari Tasty Indonesian Food, berikut ialah rekomendasi makanan lokal khas Surabaya.

1. Semanggi
Semanggi terdiri dari dua jenis sayuran, yakni daun semanggi dan tunas rebus, disajikan dengan gabungan petis (pasta hitam udang). Citarasa khasnya berupa ubi jalar, kacang tanah, dan gula merah, dan pun dilengkapi dengan kerupuk puli yang segar.

Semanggi seringkali dijual oleh seorang perempuan yang berkeliling di dekat suatu daerah, penjualnya lazimnya berambut tua yang masih mengenakan jarit (jenis sarung) sekaligus membawa keranjang guna menjajakan semanggi. Bagi anda yang penasaran dengan makanan menarik ini, dapat mampir ke Surabaya Plaza Hotel, Setiap hari mulai pukul 13.00 – 17.00 wib.

2. Rujak Cingur
Selanjutnya ialah rujak cingur. Rujak cingur laksana salad sayuran,namun dengan saus pedas. Makanan ini telah menjadi cita rasa khas Surabaya. Rasa campurannya paling unik, sebab menggabungkan irisan pisang muda, kacang panggang, gula merah, bawang goreng, dan petis.

Rasakan manis, asin, segar yang dibulatkan oleh sekian banyak irisan buah. Ada, mentimun, ubi jalar atau bengkuang, mangga muda, nanas dan kedondong diperbanyak dengan lontong, tahu, tempe, bendoyo atau krai, danpun sayuran laksana taoge, kangkung, dan kacang panjang. Berdasarkan keterangan dari namanya, tidak ketinggalan cingur alias hidung sapi, disejumlah tempat rujak disajikan pada daun pisang (pincuk).

Berikut ini ialah beberapa lokasi rekomendasi rujak cingur yang telah kesohor:

– Rujak Cingur Achmad Jais, Jl Achmad Jais

– Rujak Cingur Pori Embong Sawo, Jl Embong Sawo

– Rujak Cingur Delta Plasa Surabaya, Jl. Pemuda

– Rujak Cingur Peneleh, Jl Peneleh5. Mal Galaxy Pujasera, Jl Kertajaya Indah Timur

3. Nasi Pecel
Nasi Pecel ialah makanan tradisional dari satu kota di Jawa Timur, Madiun. Pecel ini tercipta dari sayuran yang bertolak belakang dan sajikan dengan saus kacang dan nasi putih hangat, seringkali disertai dengan sejumlah rempeyek. Ternyata makanan khas Jawa Timur ini sudahtidak sedikit versi. Misalnya pecel Blitar, Nganjuk, Kediri, Ponorogo, dan Madiun. Meski bahannya sama citarasa pecel di setiap wilayah berbeda-beda dengan bumbu yang punya keanehan tersendiri. Belum lagi gabungan sayuran yang bertolak belakang di tiap daerah.

Sebagai referensi, tidak terdapat salahnya andai kamu mengupayakan tempat inilah ini:

– Pecel Ketabang, Jl Ketabang Kali di belakang Plasa Surabaya

– Warung Bu Kus, Jl Bratang (dekat Hotel Narita)

– Pecel Tapaksiring, Lapangan Tenis PJKA Jl Tapaksiring

– Pecel Kertajaya, Jl Kertajaya (dekat kios Suzana)6. Pecel Madiun, Jl Indrapura

4. Lontong Balap
Perjalanan selanjutnya ke masakan mempunyai nama lontong balap. Ada yang bilang, itu ialah makanan pribumi Surabaya, di samping semanggi suroboyo, dan rujak cingur. Lontong balap, cocok namanya terdiri dari irisan lontong , diperbanyak dengan sup taoge, tahu goreng lentho, kecap, sambal goreng, dan saus cabai. Lentho tercipta dari kacang tanah (di Surabaya dinamakan tholo diperbanyak tepung terigu, kencur, daun bawang, jeruk purut, dan garam).

Bagi beberapa orang, santap lontong pacu belum lengkap, andai tidakdiperbanyak dengan sate kerang. Pertanyaannya mengapa disebut lontong balap. Dikatakan, nama ini hadir dari gaya saudagar lontong pacu di masa lalu. Semua pedagang memakai tongkat bambu besar yang menampung dua wajan penggorengan tanah liat. Ukurannya yang besar dan berat menciptakan para penjaja harus bergerak lebih cepat. Akibatnya, semua pedagangmesti mempercepat perjalanan mereka, mempengaruhi balapan. Sejak itu, istilah lontong pacu pun muncul.

Jadi, dimana kita dapat menikmati lontong balap? Berikut daftarnya:

– Lontong Balap di depan Grahadi, Jl Gubernur Suryo (dekat kantor pos)

– Lontong Balap Rajawali, Jl Rajawali (berseberangan dengan Bank Eksekutif)

– Lontong Balap Garuda, Jl Kranggan

– Lontong Balap RIA, Jl Kombes Duryat

– Warung Lontong Balap, Jl Kepanjen (di depan SMPN 2 Surabaya)

– Lontong Balap Kertajaya, Jl Raya Gubeng Kertajaya XV7. Lontong Balap Raya Gubeng, Jl Raya Gubeng (samping BNI)

5. Sate Klopo
Selanjutnya kamu dapat menikmati sate kelapa, ya benar sate dengan kelapa. Berbeda dengan jenis sate lainnya, sebab satenya berserakan oleh serpihan kelapa. Hal ini membuat wewangian harum dan renyahnyabarangkali tidak seimbang dengan sate ayam atau kambing. Jika hendak mencoba, kamu dapat menemukannya di Jl. Walikota Mustajab. Sebagian besar orang Surabayan menyinggung jalan tersebut sebagai Ondomohen.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *