Biblical Entrepreneurship – Kingdom Influence di Pasar

Bagian terakhir dari kewirausahaan biblikal yang harus kita diskusikan adalah pengaruh. Pengaruh adalah fondasi kekuasaan. Kekuatan eksternal dibudidayakan dengan meningkatkan pengaruh Anda dengan orang dan industri. Sebagai pengusaha alkitabiah, kita harus menggunakan pengaruh kita untuk menyebarkan Injil Kerajaan, untuk mendorong praktik etis dalam industri kita, dan untuk mempromosikan gaya hidup yang saleh di dalam individu.

Bagaimana seseorang menciptakan pengaruh? Ini adalah produk sampingan dari kepercayaan. Kepercayaan tercipta ketika orang percaya bahwa Anda memiliki kepentingan terbaik dalam pikiran ketika Anda mendorong, mengoreksi, dan mengambil keputusan. Kepercayaan juga berkembang ketika orang lain melihat bahwa Anda konsisten dalam kata-kata dan perbuatan Anda. Integritas dan memiliki kepentingan terbaik orang lain dalam pikiran menghasilkan kepercayaan. Anda harus layak menerima kepercayaan orang.

Komponen lain dari pengaruh adalah kekayaan. Seseorang yang memiliki kekayaan dan aset memiliki kemampuan untuk memengaruhi pemerintah, industri, dan orang. Alkitab menyatakan dalam Pengkhotbah 10:19 bahwa "uang menjawab segala sesuatu". Pengusaha alkitabiah memiliki kemampuan untuk memiliki kekayaannya untuk berbicara di dalam pasar untuk mempromosikan praktik bisnis yang benar. Pengkhotbah 7:12 juga menyatakan bahwa "uang adalah pertahanan". Kewirausahaan Alkitab mendorong gaji pekerja dengan upah yang rendah sehingga mempertahankan reputasi perusahaan di mata konsumen, karyawan, dan pejabat pemerintah.

Sekarang mari kita berurusan dengan memberdayakan orang untuk mengubah hidup mereka untuk menjadi individu yang saleh. Pengusaha alkitabiah adalah pelopor dan pembawa standar untuk menjadi suci dalam industri mereka. Orang-orang Kristen di dalam pasar global harus memodelkan karakter ilahi dalam semua transaksi. Perbuatan mereka akan dapat memberi kesaksian bahwa kebenaran adalah satu-satunya jalan. Pengusaha Alkitab harus menampilkan gaya hidup kekudusan sehingga mereka dapat menyebarkan Injil Kerajaan kepada mereka yang berinteraksi dengan mereka. Sebagai orang percaya di dalam Kristus, karakter kita harus sejalan dengan kata-kata kita jika kita ingin efektif dalam menyebarkan Injil. Tujuan menciptakan pengaruh adalah untuk mempromosikan kabar baik tentang Raja Yesus yang datang ke bumi dengan kerajaannya sehingga kehidupan manusia dapat diubah.

Yesus Kristus menggunakan pengaruh-Nya untuk mengubah iklim keagamaan di dalam kekaisaran Romawi. Pelayanan Yesus mengubah jutaan nyawa dengan menampilkan standar baru yang dikenal sebagai Kekuasaan Kerajaan dan Kebenaran. Yesus memberitakan Injil Kerajaan bukannya doktrin-doktrin tradisi. Injil Kerajaan mengubah kehidupan dan doktrin buatan manusia membuat orang terikat. Untuk menjadi pengusaha yang alkitabiah kita harus menggunakan pengaruh kita untuk mengubah standar dalam industri kita dengan menjalankan prinsip-prinsip Kerajaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *